Menampilkan 5 Hasil

Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer: Syarat dan Prasyaratnya

Catatan Ngaderes Buku Islam dan Sekularisme Terbitan PIMPIN, 2010, Bersama Ustadz Usep Mohamad Ishaq, Ph. D., Pertemuan ke-23, halaman 164-167. Oleh: Juris Arrozy ...Tanpa mengetahui guru-guru sejati dari masa lalu dan tanpa dibimbing oleh mereka, hampir tidak mungkin kita sampai pada pemahaman dan ilmu yang benar mengenai Islām dan pandangan alamnya.1 Sebelum menjawab persoalan-persoalan kontemporer, baca lebih lanjut [...]
  1. Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Islām dan Sekularisme, (Bandung: PIMPIN, 2010), hlm. 164. 

Mengenal Salah Satu Unsur Penting dalam Peradaban Barat: Faham Tragedi

(Catatan Ngaderes Buku Islam dan Sekularisme, cetakan Bahasa Indonesia, 2010, hlm. 173-176 bersama Ustadz Usep Mohamad Ishaq, Ph. D) Penulis: Muhamad Ridwan (Manajer Program PIMPIN) dan Sakinah Fithriyah (Peneliti PIMPIN) Ini adalah pertemuan yang kedua sejak sampai kepada bab terakhir buku Islam dan Sekularisme, yakni tentang “Dewesternisasi Ilmu” atau bisa disebut juga sebagai “penafibaratan ilmu”. Untuk dapat menerapkan pembahasan dari bab ini, pertama-tama Profesor Syed al-Attas baca lebih lanjut [...]

Adab terhadap Para Pemimpin Sejati (‘Ulama) — Catatan Ngaderes Islam dan Sekularisme

Bahasan dalam pertemuan ini diantaranya adalah mencakup adab atau pengenalan dan pengakuan terhadap para pemimpin sejati. Sebagaimana telah disinggung dalam pertemuan sebelumnya bahwa pemimpin yang paling utama adalah pemimpin dalam ilmu atau biasa disebut sebagai ulama. Kekeliruan dalam hal ini telah menjerumuskan Umat Muslim ke dalam pemahaman yang rusak tentang Islam serta worldview (pandangan hidup) yang kabur. Maka, ngaderes kali ini pun mengungkapkan pula beberapa langkah yang benar untuk baca lebih lanjut [...]

Deislamisasi dan Kehilangan Adab (Catatan Ngaderes Islam dan Sekularisme)

Para sarjana serta cendekiawan Muslim yang menganut sekularisme dan menderita kehilangan adab telah menyebabkan permasalahan yang serius dalam tubuh umat Islam. Hal ini berdaya mengubah apa yang telah kita anggap sebagai sumber dan sebab luaran dari dilema kita, menjadi sebab dalaman karena para sarjana dan cendekiawan ini telah menjadi wakil-wakil kebudayaan Barat dalam tubuh kaum Muslimin.  Melalui mereka yang telah terbaratkan itu, sifat ilmu fardhu ‘ayn dan kaidah pendekatannya baca lebih lanjut [...]

Keadilan, Hikmah dan Ilmu Pengenalan (Catatan Ngaderes Islam dan Sekularisme)

Tema dominan yang mewarnai pertemuan ini ialah mengenai konsep keadilan yang seterusnya memiliki kaitan dengan marātib ilmu. Pada pembahasan kali ini disentuh juga mengenai cardinal virtues atau nilai-nilai kebajikan yang bersumber dari keadilan (justice) yaitu: keberanian (courage), kesederhanaan (temperance) dan kebijaksanaan (wisdom). Kemampuan manusia untuk bersikap adil pada diri sendiri akan melahirkan sifat-sifat mulia ini yang akan membawa seseorang pada kebebasan (diri) yang sesungguhnya.  Berbeda baca lebih lanjut [...]